Cerita Rakyat Kuansing

::: Sekapur Sirih :::

Syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT. Penulis sampaikan padanya, cerita ini dapat diungkapkan kepada pembaca dimana saja berada yang membuka blog ini, semoga cerita ini tetap lestari dan tidak sirna, daerah Kuantan Singingi memang kaya budaya, terutama tentang cerita dan kisah. Kesemuanya itu harus diwariskan kepada generasi muda yang akan meneruskan pembangunan bangsa.

Kalau tidak demikian, cerita dan kisah akan hilang, sebab narasumber semakin langka, masa tua mereka sudah tiba. Tenaga dan ingatan tidak bergairah, semua yang ada berangsur lupa, semua penyair akan meninggal dunia ke alam baka tempat berpindahnya. Untuk itu penulis ungkapkan. Semua cerita dan kisah harus diutarakan, supaya jangan hilang dari peredaran. Kepada anak cucu dan kemenakan kita titipkan. Semua cerita jangan dilupakan.

Penulis menyadari, tulisan ini banyak terdapat kelemahan disana sini. Untuk itu penulis harapkan kepada teman handai dan tolan, menyampaikan kritik dan saran. Untuk menyempurnakan karangan yang diutarakan, agaklah manusia itu silap dan lupa.

Sebagai bunyi pepatah:

Tak ada gading yang tak retak

Retaknya gading membawa indah

Kalaulah tidak retak

Bukanlah gading namanya.

Berikut cerita rakyat Kuantan Singingi untuk anda baca:

A. Ombak Nyalo Simutu Olang (Cerita Rakyat Pangean)