Kawat Gigi; sekedar gaya atau memang diperlukan?

kawat gigi (source : sutterstock)

Pemakaian kawat gigi sudah hampir merata pada setiap kalangan dan usia, saat ini. Bahkan kalangan remaja, terutama remaja putri sudah menganggap kawat gigi sebagai bagian dari fashion. sebagian menganggap dengan memakai kawat gigi ini mengikuti mode atau tren masa kini padahal giginya tidak mempunyai masalah yang seharusnya tanpa menggunakan kawat gigi. tak sedikit dari mereka merongoh kocek lebih dalam lagi untuk memasang kawat gigi ini, mengingat harga pemasangan kawat gigi ini memerlukan biaya yang tidak murah.  Mengapa kawat gigi diperlukan, dan usia berapa sebaiknya anak baru boleh memasang kawat gigi?

dari berbagai sumber Pangean Online akan memaparkan bagaimana seharusnya dan apa penyebabnya sehingga harus menggunakan kawat gigi.

Kelainan atau ketidakteraturan gigi biasanya terjadi karena tidak seimbangnya ukuran gigi dengan  rahang, sehingga mengakibatkan lebar gigi tidak mencukupi ruang dalam rahang. Akibatnya, gigi menjadi tidak teratur dan berdempetan.

Selain itu, kelainan juga bisa terjadi akibat pertumbuhan rahang atas tidak seimbang dengan pertumbuhan rahang bawah. Hal ini menyebabkan kelainan pada profil wajah atau menjadi tongos, jika rahang atas jauh lebih maju dibanding rahang bawah. Sebaliknya, akan menjadi cekung atau seperti cakil, jika rahang bawah lebih maju dibanding rahang atas.

Penyebab lain terjadinya kelainan pada gigi adalah karena faktor lingkungan. Di antaranya karena gigi buah hati kita tanggal sebelum waktunya, karena gigi berlubang, kelainan jaringan penyangga gigi, dan trauma. Ruang gigi yang tanggal ini akan tertutup oleh gigi sebelahnya, sehingga gigi yang akan muncul menjadi terhalang.

Agar terhindar dari kondisi tersebut, diperlukan perawatan gigi secara berkala sehingga pencabutan gigi pada anak dapat dihindari. Di antaranya dengan penambalan, perawatan akar, serta pembersihan karang gigi. Jika memang terpaksa harus dicabut, sebaiknya diikuti perawatan lanjutan agar kelainan yang lebih berat  tidak terjadi. Berbagai kebiasaan buruk yang secara tidak sengaja dilakukan buah hati kita, seperti mengisap ibu jari dan bibir, menggigit benda seperti pulpen dan kuku, serta bernapas melalui mulut juga bisa mengakibatkan kelainan geligi. Kebiasaan buruk ini memang tidak akan langsung berpengaruh pada gigi, namun dua hingga tiga tahun kemudian, akan mengakibatkan kelainan gigi. Misalnya gigi depan yang maju ekstrim atau tongos, serta gigi depan terbuka atau tidak bisa menggigit.

Kendati kawat gigi akan semakin baik jika diberikan saat anak masih kecil, namun faktor usia  tetap harus dipertimbangkan. Sebab menurut drg Anisatus Sholichah SpKG yang praktik di sebuah rumah sakit swasta di Pekanbaru, pemasangan kawat gigi bukanlah sesuatu yang menyenangkan bagi anak. Rasa nyeri dan adanya benda asing di mulut akan menyebabkan anak tersiksa, bahkan menjadi malas makan.

Karenanya, pemakaian kawat gigi paling tepat dilakukan pada usia antara usia 11-15 tahun. Pasalnya, tulang rahang pada usia tersebut mempunyai respons yang baik terhadap perawatan. Namun pada kasus-kasus tertentu, kawat gigi sudah bisa dipasang saat anak berusia delapan hingga 10 tahun.

Namun, apapun alasan pemakaiannya, bunda sebaiknya berkonsultasi dengan spesialis ortodonti, karena ada pertimbangan tertentu sehingga anak memerlukan pemakaian kawat gigi. Sebab, terkadang ada persyaratan pemasangan kawat gigi jika anak telah memiliki gigi permanen yang lengkap. Sebaliknya, ada pemasangan kawat gigi yang diperlukan sesegera mungkin, karena faktor pertumbuhan dan perkembangan rahang.

 

sumber :

http://www.riaupos.co/berita.php?act=full&id=21443&kat=18#.UN5xv5hlvKQ

http://health.kompas.com/read/2012/05/25/07362094/Perlukah.Memakai.Kawat.Gigi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s