Riau Kehabisan BBM, DPD Riau Panggil Menteri ESDM dan Pertamina

MASIH ANTRE: Puluhan kendaraan masih antre di SPBU Jalan Arifin Achmad, Selasa (8/3/2011), kendati kepadatan sudah mulai berkurang.(cf1/said mufti/riau pos)

PANGEAN ONLINE, Kelangkaan BBM yang parah di Riau membuat Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Riau akan memanggil Menteri ESDM dan Pertamina untuk memberi keterangan khusus. Anggota DPD asal Riau Ghafar Usman mengatakan, undangan mereka sudah diterima dan kini tinggal menunggu jadwal. ‘’Sebenarnya kemarin Menteri ESDM sudah mau hadir, namun mendadak dipanggil Presiden. Yang jelas Menteri ESDM dan Pertamina harus bisa memberi jawaban mengapa bisa terjadi di negeri kaya minyak seperti Riau,’’ tegas Ghafar.

DPD asal Riau juga telah melayangkan surat ke Komisi VII DPR RI dan pihak terkait. Isinya, DPD asal Riau sangat menyayangkan kelangkaan BBM di Riau yang dinilai akibat kelalaian pihak-pihak terkait.

‘’Ada 4 poin penting yang kami sampaikan. Salah satunya Riau adalah gerbang internasional dan cermin bagi Indonesia karena ada perwakilan negara-negara tetangga. Alangkah memalukannya kalau mengurus BBM di Riau saja bisa seperti ini. Yang lebih penting lagi, jangan sampai terulang lagi untuk kesekian kalinya,’’ kata Ghafar.

Seperti yang dilansir situs riaupos.com Kelangkaan BBM jenis premium untuk Pekanbaru berangsur normal, Selasa (8/3). Antrean panjang di SPBU tak separah beberapa hari sebelumnya. Pertamina tetap menyiagakan armada angkut untuk memasok ke SPBU. Depot Siak yang sempat kosong sudah terisi 3.500 kiloliter (KL) dan bakal ditambah lagi 2.400 KL.

Sales Area Manager Pertamina Wilayah Riau, Windrian Kurniawan, Selasa (8/3), mengaku puas dengan kinerja tim di lapangan mengatasi kelangkaan. ‘’Untuk armada dari Dumai belum kita pulangkan sedangkan dari Teluk Kebung sudah. Ini untuk antisipasi. dan alhamdulillah hari ini (Selasa kemarin, red) kondisi mulai pulih,’’ ujar Windrian. Untuk Pekanbaru ada sekitar 30-an lebih SPBU dan di daerah sekitar 80-an. Semua dipasok dari Depot Siak.

Dikatakannya, pada Ahad (6/3) minyak dipasok ke SPBU sekitar 1.600 KL. Senin (7/3) sudah mulai berkurang jadi sekitar 1.400 KL dan jumlahnya semakin normal. Dia berharap, kelangkaan segera diatasi dan pihaknya minta maaf pada masyarakat karena terjadi kelangkaan yang luar biasa. Itu menurutnya di luar kemampuan mereka. ‘’Insya Allah setelah ini Riau tak kekurangan BBM dan,’’ sebutnya.

Menurut Kepala Depot Pertamina, Ismail, pasokan premium yang siap disalurkan di Depot Siak Pekanbaru kini ada 3.052 KL. Selain itu, masih ada kapal yang akan datang Selasa (8/3) malam yakni AP 25 Anugerah Perdana berkapasitas 1.100 KL premium.

‘’Tapi kami batasi supir tanki bekerja sampai pukul 24.00 WIB agar tak terjadi kecelakaan kerja. Untuk beberapa hari ke depan, stok premium aman,’’ ujarnya. Pasokan solar dibawa Kapal MT Senata berkapasitas 1.600 KL dan OB Birdie berkapasitas 1.100 KL yang datang bersamaan di Depot Siak, Selasa (8/3) .

Meski belum pulih 100 persen, Pertamina Pusat memastikan stok BBM di Riau sudah tersedia bahkan melebihi kebutuhan normal sekitar 1.000 KL per hari. ‘’Stok premium di Depot Siak kini cukup aman, yakni 3.052 KL, setelah Senin (7/3) stok bertambah melalui tanker Towo Aryo bermuatan 1.600 KL premium,’’ ucap VP Corporate Communication PT Pertamina, Mochamad Harun, Selasa (8/3).

Dikatakannya, pasokan BBM di Depot Sungai Siak akan terus bertambah. Selasa (8/3) tiba BBM 2.600 KL melalui Tanker AP 25 bermuatan premium 1.400 KL, tanker Birdie bermuatan solar 1.200 KL dan tanker Santana bermuatan solar 1.650 KL.

Harun kembali menegaskan, keterlambatan pasokan BBM dari Kilang Dumai karena ada unsur yang tak terpenuhi dalam produk premium yang dihasilkan. Sehingga dianggap tak lulus pengawasan kualitas (quality control) dan tak layak disalurkan karena dikhawatirkan merugikan penggunanya.

‘’Sebagai gantinya, pasokan dipenuhi dari depot lain. Seperti dari Terminal Teluk Kabung di Padang via darat, dari terminal Tanjung Uban Kepri melalui jalur laut/sungai via tanker dan mengalihkan mobil tanki yang semula bermuatan solar jadi premium,’’ terangnya.

‘’Kondisi ini merupakan konsekuensi kami atas ketatnya kualitas yang diterapkan. Meski ada salah satu unsur yang tak memenuhi kriteria, kami takkan pasarkan produk itu,’’ tambahnya.

Kini produksi premium dari kilang Dumai sudah kembali normal sesuai spesifikasi dan siap diedarkan. Pada kondisi normal pelayanan penyaluran BBM di Riau dilakukan melalui supply point terminal/Depot Sungai Siak di Pekanbaru, Dumai dan Tembilahan.

SPBU Batasi Pembelian
SPBU Harapan Raya membatasi pembeli kendaraan roda dua hanya Rp10 ribu, sedangkan tanki kendaraan tak sama besar. Kondisi ini tentu membuat warga marah. ‘’Ini kebijakan tak benar. Pertamina harus menindak. Pengelola membatasi takut yang lain tak kebagian. Kendaraan saya tankinya 10 liter bensin, bolehnya cuma sedikit. Jika seperti ini, apa harus tiap SPBU saya singgahi,’’ keluh salah seorang warga, Masri.

Sales Area Manager Pertamina Wilayah Riau, Windrian Kurniawan, langsung menugaskan anggotanya sidak dan menindak pihak SPBU. Menurutnya, itu kebijakan SPBU sendiri. ‘’Kita minta pengelola tak membatasi lagi,’’ tuturnya.

Menurut Kepala Pertamina Depot Siak, Ismail, Pertamina bahkan mengerahkan segala armada mobil tankinya untuk membantu penyaluran premium. Pihaknya tak ingin terjadi keributan di SPBU. ‘’Kita harap pihak berwenang menertibkan,’’ ujarnya.

Bentuk Tim Khusus

Pemprov Riau membentuk tim khusus mengawasi dan memantau penyaluran BBM ke SPBU. ‘’Kelangkaan BBM harus dapat perhatian ekstra. Tim ini juga berperan memecahkan problem kelangkaan BBM,’’ ujar Sekdaprov Riau, Wan Syamsir Yus.

Tim khusus ini diketuai Asisten II Setdaprov Riau Emrizal Pakis dan terdiri dari beberapa instansi terkait seperti Dinas Pertambangan dan Energi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Pertamina. Tim bekerja hingga pendistribusian BBM normal kembali. Sekdaprov minta pemilik SPBU segera menghubungi Pertamina jika stok BBM-nya habis.

Sumber : riaupos.com/9/03/2011

By admin Posted in News

One comment on “Riau Kehabisan BBM, DPD Riau Panggil Menteri ESDM dan Pertamina

  1. kelangkaan BBM dipekanbaru akibat ulah oknum2 aparat yg menggunakan mobil panther untuk melangsir tiap malamnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s