Kabupaten Kampar Juara Umum MTQ Riau ke-XXIX di Kuantan Singingi

PANGEAN ONLINE– Berdasarkan pengumuman dewan hakim yang disampaikan ketua dewan hakim H Emrizal Pakis, Kampar mengumpulkan poin tertinggi dengan jumlah poin 68. Juara II disusul oleh Kafilah Pekanbaru yang mengoleksi 67 poin. Kemudian Juara III ditempati oleh Kabupaten Rohil dengan total poin 59 poin.

Kabupaten Kampar akhirnya keluar sebagai juara umum MTQ Provinsi Riau XXIX 2010 di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi 10-17 Oktober. Kepastian Negeri Serambi Mekkah ini diumumkan pada penutupan MTQ Riau 2010 di Stadion Sport centre Kuansing di Kelurahan Sungai Jering, Teluk Kuantan.

Sementara itu tuan rumah MTQ 2010 Kabupaten Kuantan berhasil memperbaiki peringkatnya dari peringkat ketujuh pada MTQ 2009 lalu menjadi peringkat IV dengan koleksi 32 poin dan peringkat ke V Kabupaten Siak.

Pada acara penutupan ini juga disampaikan juara stand pameran dan bazar produk unggulan daerah dalam rangka MTQ Riau 2010 serta juara pawai pembukaan MTQ 2010. Untuk pawai dan bazar Juara Umum I direbut Kota Pekanbaru dengan Nilai 765. Begitu juga dengan pawai taaruf Pekanbaru juga tampil sebagai juara dengan poin 978.

Penutupan MTQ Riau 2010 berlangsung penuh himat dan cukup meriah. Rangkaian acara penutupan dimulai dengan tari persembahan dan defile kafilah MTQ Riau 2010, pembacaan ayat suci Alquran oleh qoriah terbaik cabang tilawah dewasa putri MTQ Riau 2010 Novrianti dari Pangean Kuansing.

Puluhan ribu masyarakat turut meramaikan upara penutupan yang ditutup oleh Sekretaris Daerah Provinsi Riau H Wan Syamsir Yus dengan ditandai dengan penekanan sirine.

Turut hadir pada acara penutupan ini pimpinan dan anggota DPRD Riau, Muspida Riau, Bupati Kuansing H Sukarmis, Wakil Bupati Kuansing H Mursini, Selda Kuansing H Zulkifli yang juga ketua umum MTQ Riau 2010, Bupati dan walikota se-Riau beserta istri dan yang mewakili, Wakil Bupati/walikota se-Riau dan istri, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Riau H Asyari Nur, pimpinan dan anggota DPRD kabupaten/kota se-Riau, unsur Muspida Kabupaten/kota se-Riau, Sekdakab, Ketua dna pengurus Riau dan LPTQ kabupaten/kota se-Riau, Ketua Umum MUI Riau, dewan hakim dan majelis hakim MTQ -29, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta kafilah kabupaten/kota.

Gubri dalam amanatnya yang disampaikan Wan Syamsir Yus mengatakan, apapun hasil dari pelaksanaan MTQ Riau ini hendaknya disambut dengan gembira dan diterima oleh semua kalangan. Jika ada kekurangan hendaknya diperbaiki pada penyelenggaraan MTQ selanjutnya. “Semua kafilah hendaknya pulang ke daerah tanpa membawa hal-hal yang dianggap masalah,” ujar Gubri.

Sementara itu Bupati Kuansing H Sukarmis dalam sambutannya menyampaikan dengan penyelenggaraan MTQ hendaknya diambil hikmah dan nilai tambah serta mampu memberikan penghayatan dan pengalaman nilai Al quran dan membentuk manusia beriman dan bertaqwa. Sehingga penyelenggaran MTQ yang diadakan rutinintas bisa bangun generasi Qurani.

Pada kesempatan itu, Sukarmis mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang lomba dan harap prestasi ditingkatkan. “Peserta yang belum berhasil jangan patah semangat karena banyak kesempatan.

Pemkab mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Riau, Bupati dan walikota se Riau, dan LPTQ serta seluruh kafilah yang bantu penyelenggaran MTQ Riau ke-29. Pemkab dan masyarakat mohon maaf ataskelalaian dan kekurangan atas penyelenggaraan MTQ XXIX,” ungkap Sukarmis.

LPTQ Riau Puji Kuansing

Sementara itu Ketua Umum LPTQ Riau DR Suryan Jamran menilai tuan rumah MTQ 2010 Kuansing layak dicontoh oleh kabupaten kota lain di Riau yang akan menjadi pelaksana MTQ berikutnya. “Bukan maksud berbasa basi memuji dan mengambil hati. Ini adalah bukti bahwa Kuansing panitia pelaksana MTQ yang paling layak di contoh. Kabupaten manapun yang jadi pelaksana MTQ seyogyanya datang dan beguru ke di Kuansing baik sistem akomodasi, konsumsi, dan pengaturan sarana prasana cabang lomba,” ungkap Suryan.

Dalam pengarahannya Suryan menyoroti masih adanya permasalahan yang dilakukan oleh kafilah kabupaten kota yang menggunakan kafilah dari luar daerah provinsi Riau. Ia mengharapkan agar kedepan kabupaten kota dapat memberdayakan kafilah daerah.***(riauterkini.com/Pangean Online)

By admin Posted in News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s