Kuansing Berdarah.Aksi demo berujung ricuh, 2 tewas 8 lainnya luka parah

PANGEAN ONLINE, Lubuk Jambi. Aksi demo yang berlangsung di wilayah perkebunan PT. Tri Bhakti Sarimas yang berlokasi di Desa Koto Cengar Kecamatan Kuantan Mudik berlangsung ricuh, sampai berita ini diturunkan satu orang petani perempuan yang bernama Niar (35th) tewas tertembak dilokasi, satu orang akhirnya meninggal di rumah sakit dan sedikitnya 8 orang luka serius.
Menurut informasi yang kami terima pukul 19:20 WIB (08/06/2010), aksi tersebut langsung dihadang oleh aparat brimob sehingga bentrokan tidak dapat terelakkan dan menewaskan 1 orang dilokasi kejadian, amukan massa tidak dapat dihindari lagi setelah mereka melihat rekannya yang kebetulan seorang wanita tergeletak tak bernyawa akibat terkena peluru oknum aparat yang kabarnya diturunkan dari Pekanbaru tersebut, sedikitnya 20 unit sepeda motor, 3 unit mobil carry pickup dan 4 buah rumah roboh dan 1 buah rumah dibakar massa.
Sejauh ini pihak Polda Riau, belum memberikan keterangan resmi. Sementara pihak perusahaan PT Tri Bakti Sarimas yang bersengketa dengan petani Koperasi Unit Desa Prima Sehati terkesan tutup mulut dan menghindar dari wartawan.

Sutiman, warga Desa Koto Cengar mengungkapkan, peristiwa berdarah Selasa siang itu bermula dari perselisihan antara PT TBS dan warga selaku anggota Koperasi Unit Desa Prima Sehati. KUD dan PT TBS bekerjasama menanam kelapa sawit. Petani KUD Prima Sehati menyediakan lahan seluas 9.300 hektar, sementara PT TBS yang melakukan penanaman sampai panen.

Penanaman sudah dilakukan sejak tahun 1998, namun petani baru mendapatkan hasil usaha pada tahun 2008 atau setelah enam tahun masa panen. Hasil panen yang diberikan PT TBS juga dinilai sangat rendah, yakni Rp 70.000 sebulan untuk lahan seluas dua hektar. Padahal di luar, kelapa sawit yang sudah berumur 10 tahun sudah dapat menghasilkan uang Rp 4 juta.

“PT TBS membohongi petani,” kata Sutiman.

Warga anggota KUD kemudian berupaya untuk membicarakan kenaikan setoran hasil panen PT TBS. Namun, perusahaan itu tidak menggubris tuntutan petani. Petani akhirnya berdemo dan sejak dua pekan lalu warga petani memblokir jalan di areal plasma sehingga panen terhenti.

Pada Selasa pagi, ratusan petani KUD Prima Sehati memanen sendiri kelapa sawit plasma di areal yang disengketakan. Sementara pihak perusahaan rupanya berupaya menghentikan upaya paksa petani itu dengan mendatangkan aparat Brimob dari Polres Kuansing.

Polisi meminta petani menghentikan pemanenan namun tidak digubris. Bentrokan akhirnya pecah dan polisi menghalau massa dengan tembakan. Dua orang tertembak dan seorang diantaranya meninggal dunia. Ketua KUD Prima Sehati, Supri Suryadi, ditahan dan dibawa ke Mapolres Kuansing di Taluk Kuantan.

Menurut pantauan kontributor kami di lapangan massa sampai saat ini telah berkerumun di depan kantor Polsek Kuantan Mudik di Kota Lubuk Jambi, akibat hal itu jalan raya lintas barat ke arah Sumatera Barat lumpuh dan tak dapat dilalui oleh kendaraan. (Pangean Online)

By admin Posted in News

2 comments on “Kuansing Berdarah.Aksi demo berujung ricuh, 2 tewas 8 lainnya luka parah

  1. Sepanjang kebun itu adalah kebun plasma, artinya kebun tsb adalah milik petani oleh karena itu petani memang punya hak utk memanen kebun sawit plasma milik nya, apa lagi jika perusahaan tdk transfaran / hrg sawit semau gue, jelas petani marah.

    Dalam kasusu ini, jelas polisi sdh bertindak biadab lebih dari PKI dan kaum penindas menembak petani plasma krn memanen kebun nya sendiri, Eiii…. polisi tdk berhak melarang petani plasma memanen kebun nya sendiri, seharus nya polisi itu berpihak kepada petani, krn sdh dibodohi oleh perusahaan.

    Pokok nya kasus ini harus diusut tuntas, siapa2 saja yang terlibat kongkalikong dgn perusahaan PT TBS untuk membodohi petani, dan merampok hak petani, sehingga petani menjadi marah.

  2. saya seorang asli dari lubuk jambi KUANSING…tetapi bekerja diperantauan, baca berita ini menyayat hati,.. mau jadi apa daerah asli saya lahir nantinya dikuasai para cukong2 berduit yg punya anjing2 digaji dari pajak rakyat tetapi memihak para cukong, bahkan menembaki ibu2 yg menuntut haknya demi sesuap nasi…. astghfirrullah..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s