PLTU Ombilin terganggu, Pemadaman Bergilir PLN kembali terjadi

PANGEAN ONLINE, Kelancaran usaha ataupun pekerjaan yang melibatkan tenaga listrik PLN kini mulai terusik akibat diberlakukannya lagi pemadaman bergilir oleh PLN.

PT. PLN Riau dan Kepulauan Riau melakukan pemadaman bergilir ini untuk pelanggan yang masuk dalam sistem Riau. Pemadaman akan berlangsung selama lebih kuran 2 jam pada saat beban puncak dan bisa lebih jika mengalami gangguan.

Menurut Suwandi Siregar, Manager humas PLN memang pemadaman bergilir ini dilakukan di sistem Riau, dia juga menjelaskan hal tersebut disebabkan oleh gangguan pasokan daya dari PLTU Ombilin Sumatera Barat. Sedangkan pasokan dari pembangkit di Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) juga tidak ada karena sedang kekurangan daya.

‘’Kalau Ombilin I dan II beroperasi secara penuh maka tidak ada pemadaman, tapi kini ada gangguan. Untung masih ada PLTA Koto Panjang, kalau tidak bisa stres kita,’’ ujar Suwandi menerangkan kendala yang dihadapi PLN.

Dijelaskan juga oleh Suwandi, sampai kemarin pihaknya masih terus berusaha menyelesaikan krisis listrik agar Juni mendatang listrik bisa hidup di Riau tanpa pemadaman. Saat ini beberapa pelelangan penyewaan genset sedang dalam tahap penyelesaian. Penyewaan genset tersebut merupakan salah satunya program jangka pendek PLN untuk mengatasi masalah krisis energi di Riau.

2011, PLTU 2×300 Mulut Tambang Dimulai

Di bagian lain, PT PLN (Persero) optimis pada tahun 2011 mendatang, proses pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berkapasitas 2×300 MW untuk Mulut Tambang Riau sudah bisa dimulai. Hal tersebut diungkapkan Direktur Perencanaan dan Teknologi PT PLN Pusat, Nasri Sebayang, seperti dilansir oleh media Riau Pos di sela-sela Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi VII dengan PT PLN di Gedung DPR/MPR, Rabu (21/4).

‘’Setelah tender dibuka semenjak awal April 2010 kemarin untuk pembangunan proyek (PLTU) 2×300 MW Mulut Tambang Riau, kita optimis proses pembangunannya sudah bisa dimulai paling lambat pada pertengahan tahun 2011 mendatang setelah dilakukan penandatanganan kontrak terhadap perusahaan pemenanng tendernya. Kemudian proyek IPP ini, pada tahun 2016 sudah bisa beroperasi,’’ katanya

Disebutkan Nasri, sampai saat ini setidaknya sudah lebih lima perusahan yang menyatakan tertarik untuk menanamkan investasi di pembangkit yang cukup besar tersebut. ‘’Kalau tidak salah sudah lebih lima perusahaan yang tertarik pada proyek tersebut, namun saya lupa perusahaan mana saja yang menyatakan tertarik,’’ ucapnya.

Ketika disinggung mengenai lokasi untuk pembangunan PLTU itu, Nasri menyebutkan memang saat ini rencananya di daerah Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi. Namun menurutnya, mengenai lokasinya belum keputusan yang final, bisa saja dipindahkan ke daerah lain. (Pangean Online/Riaupos.com)

sumber dan berita terkait:

http://www.riaupos.com/berita.php?act=full&id=5917&kat=7

By admin Posted in News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s