Warga Pauh Ranap Lega,kawanan gajah menjauhi desa

PANGEAN ONLINE, Peranap – Konflik antara manusia dengan gajah bukan berita yang mengerikan yang sering didengar di negeri ini, terutama di daerah yang berbatasan langsung dengan hutan khususnya di Riau, tidak sedikit kerugian dan bahkan korban jwa yang ditimbulkan, ketakutan menghantui warga setiap malam karena khawatir akan amukan kawanan gajah yang bisa saja tiba-tiba masuk ke pemukiman warga, menghancurkan dan memporakporandakan tempat tinggal dan perkebunan.

Di Desa Pauh Ranap Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu, Riau adalah salah satu desa yang kena imbas amukan gajah, namun kini untuk sementara mereka sedikit bernafas lega dari ancaman amukan gajah di kampung mereka yang telah terjadi sepekan terakhir.
Sejak Jumat (8/1), gerombolan gajah liar yang telah merusak ribuan hektare kebun dan ladang milik masyarakat, sudah tak ada di Desa Pauhranap lagi. Kawanan gajah liar itu menurut warga setempat sudah menjauh dari desanya.

‘’Biasanya setiap sore, 80 ekor gajah-gajah itu keluar menuju perkebunan sawit warga. Namun, kemarin gerombolan gaja liar itu tak ada lagi mungkin sudah berada di lokasi lain. Kami masih khawatir kalau gajah-gajah itu kembali mendatangi kebun dan pemukiman warga,’’ ucap warga setempat Indra (34).

Selama sepekan terakhir, lanjut Indra, kawanan gajah liar mengamuk di beberapa lokasi perkebunan di Desa Pauhranap dan mengakibatkan kerusakan lahan perkebunan maupun rumah warga. Kamarin, tambah Indra, hewan berbelalai panjang itu kerap masuk permukiman dan kebun warga setiap sore hari.

Di desa tersebut sepekan terakhir, 3.000 hektare kebun sawit milik masyarakat hancur diamuk gajah. Sedangkan rumah warga yang roboh mencapi 50 unit dan berdasarkan keterangan warga tak ada korban jiwa dalam amukan gajah liar beberapa hari lalu.

Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah I meliputi Kabupaten Inhu, Inhil, Kuansing, Pelalawan dan Provinsi Kepri yang berkedudukan di Inhu, Edi Susanto mengatakan, telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengatasi amukan gajah liar di Desa Pauhranap itu. ‘’Kita sedang koordinasi akan rapat membicarakan penanganan masalah tersebut,’’ kata Edi kepada Riau Pos, Jumat (8/1) di kantornya.(izl)

berita terkait :

http://www.riaupos.com/berita.php?act=full&id=325&kat=7

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s