Jalan Bak Sawah, Belasan Desa di Kampar Terisolir

PANGEAN ONLINE, Pekanbaru – Belasan desa di Kabupaten Kampar, Riau, sudah sebulan ini terisolasi. Ini akibat jalan menuju desa rusak parah seperti persawahan. Warga berharap pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut.

Musim hujan belakangan terakhir ini, membuat masyarakat di belasan desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu menjerit. Rute menuju jalan poros negara, hancur akibat hujan. Kondisi jalan yang belum diaspal kini seperti persawahan. Jalan itu rusak parah akibat dilintasi truk pengangkut kayu gelondongan.
Jalan yang rusak itu dari Kecamatan Kampar Kiri menuju Kampar Kiri Hulu sepanjang 52 km. Jalan baru yang dibangun setahun lalu untuk alternatif bila jalan lintas barat menujur Sumatera Barat (Sumbar) terjadi longsor.

“Sekarang jalan alternatif di tempat kami selama musim hujan seperti sawah. Untuk keluar dengan menggunakan sepeda motor saja memerlukan waktu lebih 7 jam. Ini karena sepeda motor harus didorong bila melintas jalan yang penuh lumpur,” kata Kepala desa Batu Sasak, Nurul, Kecamatan Kampar Kiri Hulu dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (2/01/2010) di Pekanbaru.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Desa Pangkalan Kapas, Dan Hasmur. Menurutnya, dengan jalan yang berlumpur membuat harga sembako di desa mereka menjadi naik. Ini karena mobil yang biasanya membawa kebutuhan sembako tidak bisa masuk ke desa mereka.

“Jangankan mobil, motor sendiri susah melintas. Segala kebutuhan masyarakat khususnya sembako dalam sebulan ini naik. Ini karena masyarakat mesti berbelanja dengan sepeda motor dengan medan yang seperti persawahan,” keluh Hasmur.

Kedua kepala desa ini berharap, Pemkab Kabupaten Kampar, Riau, segara memperbaiki jalan poros yang penuh lumpur itu. Mereka berharap, pemerintah harus menghentikan puluhan truk yang melintas di desa mereka.

“Setiap truk yang melintas di jalan itu bannya diikat dengan rantai. Pengingkatan rantai itu agar truk bisa melintas di jalan yang penuh lumpur. Akibatnya, jalanpun rusak. Jalan yang lumpur itu ketebalannya bisa mencapai 50 cm,” kata Hasmur. <Chaidir Anwar Tanjung – from detikNews>

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s