Sungai Kuantan Meluap, puluhan desa di Kuantan Singingi terendam banjir

PANGEAN ONLINE, Pangean – Musim penghujan di penghujung tahun 2009 ini telah merendam puluhan desa disepanjang aliran sungai Batang Kuantan di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. menurut pantauan Pangean Online di beberapa tempat banjir telah menggenangi badan jalan dengan ketinggian ± 50 cm, terutama jalan alternatif ke Kota Teluk Kuantan melalui Pangean, Pulau Ingu dan Simandolak, para pengguna kendaraan bermotor terpaksa mengalihkan jalannye ke jalan raya (jalan atas) yang melewati Desa Beringin Jaya dan Jalur Patah dengan rute yang lebih jauh dibanding jalan bawah.

Dikota Teluk Kuantan sendiri juga air menggenangi hampir separoh pasar loket atau yang lebih dikenal dengan pasar lumpur, macet tak terhindarkan lagi diareal pasar ini disebabkan para pedagang yang semestinya berjualan didalam pasar terpaksa berjualan disepanjang jalan lingar luar kawasan loket tesebut.

Puluhan tambak ikan di Desa Sawah Kecamatan Kuantan tengah tenggelam, kerumunan orang tampak disepanjang jalan Desa Sawah tersebut untuk mencari ikan yang kebanyakan keluar dari kolam para petani ikan, kerugian yang dialami para petani ikan diperkirakan puluhan juta rupiah. untuk mengantisipasi timbulnya korban, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melalui Dinas Sosial tampak telah mendirikan tenda/posko bantuan dan kesehatan di beberapa titik sepanjang aliran Sungai Kuantan, sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa dari peristiwa ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mengatakan Riau dalam beberapa tahun terakhir makin kerap mengalami anomali iklim.

Kepala BMKG Pekanbaru Blucher Dolog Saribu dalam jumpa pers bersama Greenpeace di Jakarta, Senin, menjelaskan beberapa anomali iklim yang terjadi antara lain, hujan dengan intensitas lebih dari 100 mm, suhu minimum yang telah meningkat dan kadar karbondioksida di udara yang meningkat.

“Gejala iklim di Riau telah mengalami ke sana (anomali), perubahan iklim, dengan tanda-tanda suhu minimum yang naik dan sering terjadi petir,” kata Blucher.

Dia menjelaskan dari data suhu 1980-2005, terjadi perubahan suhu yang sangat signifikan yaitu peningkatan suhu minimum dari rata-rata 21,5 derajat Celcius sampai rata-rata 23,5 derajat Celcius.

BMKG menggunakan indikator suhu minimum karena sangat terkait dengan gas rumah kaca, di mana makin tinggi suhu minimum maka makin banyak gas rumah kaca di atas daerah tersebut.

Blucher juga menjelaskan peningkatan konsentrasi karbondioksida (CO2) di udara Riau dari 373 ppm (part per million) dan saat ini telah mencapai 377 ppm.

Sedangkan hujan dengan intensitas mencapai 100 mm juga meningkat dari hanya 4 kali pada kurun waktu 1986-1990, kemudian menjadi 3 kali pada kurun 1991-1995, dan meningkat menjadi 7 kali 1996-2000 dan akhirnya menjadi 12 kali terjadi hujan pada kurun 2001-2005.

Padahal curah hujan dengan intensitas 100 mm tidak mudah terjadi di Indonesia, kata Blucher.

“Untuk menghasilkan hujan dengan intensitas 100 mm butuh awan Cumulonimbus yang besar dan itu terjadi bisa terjadi dengan suhu minimum setinggi itu,” katanya. Awan Cumulonimbus juga bisa mengakibatkan puting beliung dan petir.

“Namun jika pemerintah tidak menghentikan pembabatan hutan sekarang, perubahan iklim akan makin parah dan akan menghacurkan pertanian dan akhirnya membuat miskin masyarakat di kawasan ini,” kata Blucher.

Sedangkan Juru kampanye Greenpeace Asia Tenggara, Bustar Maitar mengatakan Greenpeace meminta kepada pemerintah agar melakukan penghentian (moratorium) pembukaan hutan di Riau. (pangean online@antara)

Iklan

3 comments on “Sungai Kuantan Meluap, puluhan desa di Kuantan Singingi terendam banjir

  1. baiknya untuk antisipasi banjir di kuansing ,,,kita harus menghentikan penebang hutan liar gitu juga pembukaan hutan lahan,,,supaya tidak terjadi banjir yang tidak kita inginkan,,,gitu juga sebaiknya pemerintah kota jangan lupa untuk membangun trotoar ,parit disepanjang jalan,,,

  2. banyak langkah yang harus dilaksanakan dalam mengetasi nya terjadi banjir salah satunya pengelolaan DAs yang bermuara di sijunjung SUMBAR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s