Dua Kapal Dumai Express Kecelakaan, Tinggal 60 Penumpang Belum Diketahui Nasibnya

PANGEAN ONLINE, Tanjung Balai Karimun, Dua kapal feri Kapal Motor Dumai Express 10 dan Kapal Motor Dumai Express 15 mengalami kecelakaan hari ini di wilayah perairan Kepulauan Riau.Dumai Express 15 jurusan Batam-Moro kandas di dekat Pulau Moro. Semua penumpang selamat dan saat ini sudah dievakuasi ke Pulau Moro. Sementara Dumai Express 10 jurusan Batam menuju Dumai tenggelam di daerah perairan Selat Duria dekat Tanjung Balai Karimun pada pukul 09.30 WIB.

Direktur Jendral Perhubungan Laut Sunaryo mengatakan penyebab tenggelamnya kapal diperkirakan cuaca yang buruk. “Cuaca hari ini sangat buruk. Ombak mencapai lebih dari empat meter,” kata dia di Jakarta, Ahad (22/10). Kabar terakhir dari tim Search And Rescue menyebutkan ada empat korban tewas dalam kecelakaan ini termasuk seorang anak berumur empat tahun.

“Informasi dari lapangan sampai saat ini memang masih simpang siur. Tetapi menurut informasi dari Bupati Tanjung Balai Karimun yang baru saja saya terima, saat ini 292 penumpang sudah diavakuasi dalam keadaan selamat dan ada di rumah bupati,” kata Sunaryo.

Sedangkan informasi dari tim Search And Rescue di lapangan menyebut adanya 209 orang yang berhasil dievakuasi dengan selamat. Kapasitas kapal penumpang ini sebetulnya hanya sampai 273 orang saja. Manifes penumpang sampai saat ini juga masih diselidiki karena ada perbedaan data. Karena jumlah data di manifes dan kenyataan penumpang di atas kapal tidak sesuai, maka belum bisa ditentukan berapa korban hilang.

“Masih dicek antara manifes dan kenyataan. Kalau jumlahnya (penumpang) ternyata melebihi kapasitas ada dua kemungkinan. Jajaran saya di bawah tidak melakukan tugasnya atau manifes dan realita memang jumlahnya berbeda,” kata dia.

Kasubag Tata Usaha (TU) Administratur Pelabuhan (Adpel) Tanjung Balai Karimun Otavinus mengungkapkan terus bertambahnya penumpang selamat yang berhasil ditemukan tim gabungan. Sampai saat ini tercatat sekitar 180 penumpang kapal fery Dumai Ekspress 10 yang tenggelam di perairan Hiu Kecil, Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau. Kapal yang berangkat dari Batam pukul 7.40 WIB menuju Dumai tersebut tenggelam sekitar pukul 9.00 WIB, Ahad (22/11/09) setelah dihantam gelombang besar.

“Informasi terakhir yang kami terima, ada sekitar 180 penumpang yang berhasil diselamatkan, termasuk seorang anak-anak yang meninggal,” tuturnya kepada riauterkini melalui sambungan telephon.

Lebih lanjut Oktavinus mengatakan, diperkirakan masih sekitar 60 penumpang dan anak buah (ABK) kapal yang belum ditemukan. Mengingat, berdasarkan data, kapal naas itu mengangkut 213 penumpang dewasa, 15 anak-anak dan balita serta 15 ABK (riauterkini.com/tempointeraktif.com)

By admin Posted in News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s