33 Aktivis Greenpeace Ditangkap di Riau, 11 di Antaranya WNA

ilustrasiPANGEAN ONLINE Pelalawan, Polisi menangkap 33 aktivis lingkungan internasional Greenpeace. Dari jumlah itu, 11 di antaranya adalah warga negara asing. Mereka kini ditahan di Mapolres Pelalawan, Riau.

“Khusus WNA penangkapan di lakukan anggota Mabes Polri. Sedangkan yang WNI ditangkap Polres Pelalawan,” kata juru bicara Greenpeace, Zulfahmi di Riau, Kamis (12/11/2009).

Kesebelas WNA tersebut berasal dari, Spanyol, Philipina, Thailand, Brazil dan Jerman. Mereka ikut melakukan kegiatan kampanye lingkungan di lokasi konsesi hutan PT RAPP di Semenanjung Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau.

“Kami berdemo di sini karena kami ingin menyelamatkan hutan Indonesia. Para aktivis berdemo dengan mengikatkan diri ke alat berat milik PT RAPP. Namun perusahaan meminta polisi membubarkan paksa kegiatan kami,” terang Zulpahmi.

Menurut Zulpahmi, mereka sudah beberapa hari berada di lokasi konsesi hutan di Semenanjung Kampar dengan mendirikan basecamp. Dalam aksinya tadi siang, puluhan aktivis mengikatkan diri dengan rantai ke tujuh alat berat milik perusahaan bubur kertas Sukanto Tanoto, Bos RGM Group.

Aksi ini membuat gerah perusahaan bubur kertas terbesar di Asia Tenggara itu. Mereka kemudian meminta bantuan polisi untuk membubarkan paksa. Menurut Zul, sebenarnya para demonstran bersedia membubarkan diri asal ada jaminan pihak perusahaan tak lagi membabat hutan di Riau.

“Karena tidak ada kesepakatan, polisi akhirnya main paksa,” ungkap Zulpahmi.(detik.com)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s